Langsung ke konten utama

MANFAAT DAGING CODOT (KELELAWAR PEMAKAN BUAH)

Apakah anda tahu salah satu hewan yang dikenal dengan nama codot?

Codot atau yang dalam bahasa Indonesia disebut Kelelawar Buah adalah salah satu binatang yang masih memiliki kerabat dekat dengan Kelelawar.

Perbedaan mencolok antara Kelelawar dengan Codot ada pada bentuk wajah dan makanannya. Codot memakan sari bunga,madu dan buah, tetapi kelelawar memakan serangga, darah dan bahkan binatang kecil lainnya. 

Daging codot dipercaya dapat mengobati penyakit asma dan paru-paru lainnya. Hal ini dikarenakan daging codot mengandung  ketotifen alami yang berfungsi memperlancar pernafasan pada paru-paru. 

Sayangnya!

Banyak sekali media berita di Indonesia yang sudah salah membedakan antara daging codot dan kelelawar. Banyak yang mengira kelelawar sama dengan codot. Padahal kelelawar dan codot adalah dua binatang yang berbeda. Karena hal inilah banyak sekali media yang menyimpulkan bahwa anggapan "codot bisa menyembuhkan penyakit asma" hanya sebagai mitos dan sugesti dalam masyarakat. 

Padahal tidak! 

Selama bertahun-tahun sebelum pengobatan kimia berkembang. Daging codot memang terbukti manjur untuk mengobati penyakit asma dan paru-paru lainnya. 

Namun ada satu hal yang perlu di garis bawahi bahwa ketotifen alami hanya terdapat pada spesies kelelawar pemakan buah seperti codot dan kalong. Tetapi tidak terdapat pada spesies kelelawar yang lain. Mungkin karena kesalahan persepsi masyarakat umum yang cenderung menyamakan kelelawar dengan codot. Hal ini yang menyebabkan banyak masyarakat yang meragukan khasiat dari daging codot, karena menganggap daging codot dan kelelawat itu sama. 

Tetapi berbanding terbalik dengan codot. Memakan daging kelelawar faktanya dapat memicu berbagai penyakit. Karena kelelawar diketahui membawa banyak virus di dalam tubuhnya.

MAU BELI DAGING CODOT? KLIK LINK INI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APAKAH BENAR CODOT ADALAH SUMBER ATAU PENYEBAB MUNCULNYA COVID19?

Masyarakat awam banyak yang gagal paham tentang hal ini. Banyak yang mengira Covid19 adalah virus yang dimiliki binatang Codot kemudian menular ke manusia.  Sayangnya pendapat itu adalah pendapat yang salah. Dilansir dari  kompas.com  virus covid19 bukanlah virus alami yang terdapat di dalam tubuh binatang. Namun perlu digaris bawahi bahwa "penyebaran covid19 ke manusia pada awalnya terjadi karena konsumsi manusia pada binatang liar yang terpapar virus covid19" artinya binatang liar seperti codot pada awalnya juga terpapar covid19 sebelum akhirnya di konsumsi manusia.  Lalu apakah daging codot mengandung covid19? Daging codot dikatakan mengandung covid19 jika sebelumnya binatang codot iti terpapar covid19. Kita tahu bahwa tidak hanya binatang codot saja yang rentan terpapar virus covid19, ada juga binatang trenggling dan kucing yang juga rentan terpapar covid19. Namun secara alami binatang codot tidak mengandung covid19 jika belum terpapar.  Apakah konsumsi dagi...

JENIS-JENIS SPESIES KELELAWAR DAN SPESIES MANA SAJA YANG BOLEH DIMAKAN

Binatang kelelawar dapat dibagi menjadi dua jenis. Yaitu: 1. Kelelawar Karnivora 2. Kelelawar Herbivora Dari dua jenis ini hanya kelelawar herbivora yang dapat dimakan. Sedangkan kelelawar karnivora tidak baik bagi tubuh manusia jika dimakan.  Kelelawar Herbivora sendiri dibagi menjadi tiga jenis. Yaitu: 1. Kelelawar Penghisap Madu (codot madu) 2. Kelelawar Pemakan Buah (codot buah) 3. Kelelawar Besar (Kalong) Ukuran codot madu cenderung lebih kecil dibandingkan dengan codot buah dan kalong. Codot madu juga memiliki moncong lancip dan lidah yang panjang. Warna bulunya coklat keemasan dengan mata bulat besar. Sedangkan codot buah memiliki ciri-ciri mata bulat besar dan moncong mirip seperti moncong anjing. Kalong sendiri adalah versi besar dari codot buah. Memiliki bentuk mirip seperti codot buah hanya saja dengan rentang sayap ukuran minimal 1 meter.  MAU BELI DAGING CODOT?  KLIK LINK INI